0
84

Sahabat KangFao dari Sumedang

Halo kawan, perkenalkan nama saya Arga Viyatayudha Nuryawandhana. Saya lahir pada tahun 2001 tanggal 21 April di kota Bandung, namun sekarang saya bertempat tinggal di daerah Sumedang bagian barat. Nama saya memiliki arti yaitu arti dari nama saya adalah arga itu memiliki arti gunung. Lalu viyata memiliki nama lain yaitu wiyata yang artinya yaitu pengetahuan, sedangkan yudha memiliki arti perang. Sehingga dapat disimpulkan orang tua saya memiliki harapan dengan lahirnya saya saya diharapkan memiliki mental yang tangguh seperti gunung meskipun fisik saya lemah, dan berpengetahuan yang luas untuk menjaga diri saya serta ilmu ini dapat saya gunakan untuk melawan atau saya dapa menggunakan ilmu yang saya punya untuk saya manfaatkan dan saya gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.

Saya saat ini bersekolah di SMK Budi Utomo yang berada di daerah Gadingmangu, Perak Jombang, Jawa Timur. Di sekolah saya mengambil jurusan MM (Multimedia), saya mengambil jurusan keahlian multimedia karena saya suka dan ingin memperdalam ilmu komputer terutama ilmu dalam seni mendesain. Dengan memilih jurusan MM saya harap saya dapat menjadi seorang desainer yang bermanfaat bagi orang-orang disekitar saya. Dengan menjadi seorang desainer pun saya harap saya menjadi orang yang dapat diandalkan oleh orang-orang disekitarnya dalam artian saya bisa membantu orang-orang yang ada disekitar saya. Sekolah di SMK Budi Utomo juga merupakan salah satu cita-cita serta keinginan kita untuk bersekolah disini. Meskipun SMK Budi Utomo masih terakredetasi B namun SMK ini sudah menunjukan kualitas terbaiknya, bahkan lulusan SMK Budi Utomo pun sudah menghasilkan orang-orang yang berbakat. Sekolah di SMK budi utomo merupakan keuntungan dan kesenangan tersendiri bagi. Dengan bersekolah disini saya bisa mondok dengan sekolah (saya suka saya suka !!!!! :V)  Saya merupakan salah satu siswa SMK Budi Utomo yang teragendakan untuk melaksanakan PKL di Sumobito, Jombang, lebih tepatnya di Dsn.Curahmalang, Desa Pojok.

Meskipun tempat ini merupakan sebuah desa atau bisa disebut agak jauh dari kota namun disinlah saya menimba ilmu dengan seorang trainer yang bernama bpk Ahmad Fauzan yang memiliki bakat menjadi penulis, toko online, makelar, dan lain-lain. Selama saya menuntut ilmu di sini banyak  hal yang harus saya pelajari terutama soal tulis menulis, membuat toko online, dan bagaimana caranya menjadi makelar yang baik menguntungkan diri sendiri maupun orang lain.  Namun selama 3 bulan saya difokuskan untuk membuat artikel selama 2 bulan. Menulis artikel juga merupapakan salah satu keahlian dalam bidang keahlian multimedia. Ya meskipun menulis artikel bukanlah hal yang saya pelajari di sekolah dan pelatihan artikel juga merupakan hal yang kurang saya senangi karena bukan passion saya untuk masuk jurusan multimedia namun pada akhirnya saya senang dalam hal menulis, dan menyadari karena dengan menulis dapat menghasilkan sebuah karya bahkan uang.

Selama saya PKL di Sumobito (pojok) saya banyak belajar berbagai hal yang bermanfaat bagi diri saya, dengan PKL di Sumobito Jombang yang tepatnya di dsn Pojok saya bisa memperbaiki diri saya dan membuat diri saya lebih baik. Dengan PKL di sini pula saya memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi seorang tahfidzul qur’an dan saya yakin sebelum saya mati saya bisa menghafalkan 30juz. Karena yang saya lihat dari seorang tahfidzul qur’an ialah kehidupannya dimudahkan oleh allah, dan seorang tahfidz pun bila dilihat dari prilakunya tidak terlalu nakal dan mayoritas mereka mengerti bagaimana mereka harus bertindak dengan benar meskipun tidak semua seperti ini. Ya sekian dari saya mengenai kesan saya selama PKL di Sumobito Jombang, meskipun tempat ini desa namun tempat ini dapat memberikan banyak manfaat, pesan dari saya “jangan selalu perhatikan rumah perak besar yang ada dihadapanmu namun lihatlah emas disekelilingmu!!!! Ingat ya ingat atau mungkin saya sleding kepalanya :V”. Sebenarnya kata-kata ini saya dapatkan dari sebuah buku, dan ini memang benar benar nyata, saya dulu ingin PKL di Solo namun setelah tau bahwa PKL di Solo hanya membuat banner saja  (meski tidak semua) namun disini saya bisa bahkan dapat mengalahakan ilmu yang diajarkan di Solo. Namun disini juga masih memiliki kekurangan yaitu dalam mencari ilmu agamanya, kami tidak diajarkan materi yang ada di pondok sehingga materi kami banyak yang ketinggalan. Namun itu tidak apa-apa karena kami (gelombang pertama) hayalah sebuah bahan percobaan anak-anak PKL dari SMK budi Utomo, namun allhamdulillah kami berhasil. Pesan kepada trainer untuk gelombang yang selanjutnya sebaiknya diberikan guru mengaji sehingga materi pengajian mereka tidak ketinggalan. Sekian dari saya sampai jumpa kembali dengan saya! Sister whowowowhowowhwohwohw.

Wassalamualaikum Wr.Wb

[Arga Viyatayudha]

Nb: maaf kalau tulisannya ada yang gak jelas, (abdi nyungkeun pangampura ti aranjeun sadaya anu tos maca ieu karangan hatur nuhun)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY