5 Menit Yang Berarti Untuk masa Depan

0
241

Tulisan ini saya sarikan (tepatnya rewrite dari Sdr Bpk Tjiptadinata Effendi), salah satu penulis favorit idaman saya di kompasiana. Ya..ya..beliaunya banyak menulis tulisan tentang kebijaksanaan soal kehidupan. Meskipun usianya sudah boleh dibilang kakek-kekek, namun daya produktifitasnya dalam menulis sungguh luar biasa. Ini yang menjadikan saya malu, karena saya masih muda tak sekeren dan seproduktif beliau dalam menulis.Sehari minimal beliau bisa menghasilkan 3 hingga 5 artikel yang bermanfaat serta berbobot. So dalam tulisan kali ini saya ingin merangkum dalam tulisan beliau yang berjudul “Sediakan Waktu 5 Menit Saja Demi Masa Depan

5 Menit Yang Berarti Untuk Masa Depanmu

Ketika ngomong sibuk, ketika bercerita tentang sebuah kehidupan yang seakan tak ada waktu luang untuk hal-hal yang yang tak berarti. Bahkan mungkin kita beranggapan memubazirkan waktu untuk bercengkerama dengan keluarga, anak, mertua ataupun isteri . Ini adalah kehidupan modern maka terkesan kehidupan kita yang serba modern ini seperti robot.

Yach, hidup kita tak ubahnya robot karena ada sistem otomatisasi ketika harus bangun pagi, sholat subuh kemudian mandi. Selepas mandi kita di sibukkan dengan hiruk-pikuk hendak pergi ke kantor (bagi mereka yang kerja kantoran), atau pergi kepasar (bagi mereka yang sales atau pedagang), atau pergi ke sawah (untuk mereka yang petani atau memang aktifitasnya di sawah) dan sibuk dengan ngeblognya (jika Anda seorang Blogger).

Ya..ya..itulah kehidupan rata-rata kita hari ini. Dengan putaran cerita kehidupan yang seperti itu terus, seakan kita lupa dengan hakiki kehidupan kita yang masih memiliki anak perlu di ajak bermain, punya isteri yang perlu diajak bercinta dan utamanya lebih penting di ajak bersenda gurau (untuk menghilangkan stress). Belum lagi jika kita sebagai seorang perantau yang mempunyai orang tua di kampung, yang setidaknya seminggu sekali perlu di telepon (jika sangat jauh). Atau dengan teman-teman masa sekolah kita yang dulu pernah kita ajak suka dan duka bersama. Sibuk, dan sibuk terus sehingga kita lupa kalo kita ini adalah mahluk sosial yang perlu berinteraksi dengan tetangga di sekitar rumah kita.

Keputusan Yang Berarti Di sebuah Persimpangan
Keputusan Yang Berarti Di sebuah Persimpangan

Pastikan 5 Menit Yang Berarti Buat Kehidupan Kita

Kita mungkin akan dengan rela mendengarkan ocehan teman kita yang lagi suntuh lebih dari 5 menit. Mungkin bukan hanya 5 menit, namun bisa jadi tembus hingga 10 x 5 menit. Bahkan jika kita bercerita dengan gosip terkini atau ngomong soal Bola sebagi olahraga kesayangan kita tak cukup cuman dengan 5 menit. Apalagi yang lagi suka dengan politik, tentu waktu 5 menit bukan berarti apa-apa. Namun kenapa untuk keluarga 5 menit saja kok tidak ada? Tak mampu kita menyempatkan waktu untuk anak-anak dan keluarga?

Mari kita melakukan evaluasi diri. Yach..tentunya dengan kita mengevaluasi diri, maka kiat akan memberikan waktu yang cukup bermakna untuk anak-anak dan isteri kita. Sebuah pertanyaan sederhana yang bisa kita ajukan untuk diri sendiri. Gimana hubungan dan komunikasi kita dengan anak-anak? Apakah isteri kita sudah kita perhatikan dengan lebih? Sudah cukupkah waktu dan perhatian kita untuk mereka? Atau mungkin kita lebih egois mementingkan urusan diri kita sendiri. Pergi pagi pulang petang bahkan hingga larut malam? Bahkan ketikan sudah  malam, dengan alasan karena kita sudah sibuk dengan kerja keras kita akan ngomong “Jangan Di Ganggu!“, karena memang kita punya hobi nonton atau ngegame yang perlu di mainkan. Apakah kita sudah lupa bahwa keluarga adalah nomor satu dan itu adalah segalanya.

Apakah kita sadar bahwa selama bertahun-tahun kita terjebak dengan rutinitas yang kurang memperhatikan keluarga dan lingkungan sekitar? Bahkan kita tak berani mengambil keputusan untuk selalu memperhatikan keluarga? Kita berfikir untuk menutupi kelemahan diri kita berucap: “Sudah cukup untuk keperluan makan dan minum, mau minta kebutuhan apa lagi?” Untuk merubah nasib yang lebih baik diperlukan sebuah keberanian untuk mengambil keputusan yang positif. Sehingga untuk berubah yang lebih baik diperlukan kematangan sikap dalam pengambilan keputusan.

Masa Depan Dipertaruhkan Karena Kematangan Sikap Mental Dalam Mengambil Keputusan

Sebetulnya jika berfikir dengan jernih, masa depan diri kita di tentukan dengan kematangan sikap mental, dalammengambil sebuah keputusan. Untuk hal ini tidak hanya berlaku dalam menentukan nasib diri kita, tetapi sangat berarti pula dalam menyangkut masa depan orang-orang yang menjadi tanggung jawab kita, yaitu anak-anak serta isteri-isteri kita.

Jika kita sebagai seorang suami berarti diri kita bertanggung jawab terhadap semua keputusan dari apa yang kita ambil. Dan seandainya kita sebagai isteri, nasib anak-anak dan suami juga tergantung dengan apa yang kita putuskan.

Sebagai ilustrasi, ketika kita berada pada sebuah persimpangan, kita mau ke kiri atau kenan atau maju terus.Karena kita terpengaruh dengan hal-hal yang kurang penting, sehingga kita akan terjerat dengan masalah-masalah yang sebetulnya kurang penting. Akibatnya kita berada pada mental yang mengambang. Hal ini berdampak menjadikan kita ragu-ragu, sehingga akan ada bunyi klakson bertubi-tubi dari kiri dan kanan kita karena mereka menunggu dari keputusan kita. Karena kita sudah panik duluan sehingga tidak bisa berfikir dengan jernih. Dampaknya, kita akan mengambil keputusan yang kurang tepat, menyerempet bahkan menabrak orang lain yang ada di depan kita.

Mengambil Keputusan Di Persimpangan Hidup

Dalam kehidupan, tidak sedikit kita pernah dihadapkan pada persimpangan jalan yang sulit dan membingungkan. Untuk menentukan keputusan, tetap menjalani kehidupan yang ada atau berani mengambil sikap dan resiko dengan keputusan terbaru kita agar keluarga hidup lebih baik. Dari sinilah kematangan sikap mental kita di uji. Apakah kita memang mempunyai nyali yang sangar atau hanya memiliki nyali yang ciut dalam mengambil keputusan yang aslinya cuman sederhana.

Apapun sebuah keputusan selalu ada resikonya, ada manfaat dan mudhorotnya, ada yang mengenakkan dan ada juga yang berakibat pahit. Cuman permasalahnnya, tinggal tepat atau tidak tepat dalammengambil keputusan kehidupan tersebut. Selain itu sebuah keputusan cuman ada dua kesimpulan, gagal atau berhasil dari keputusan yang pernah kita buat.

Nah, dari sinilah harkat, kesabaran kita di uji sendainya gagal. Toh jikapun berhasil kita tidak akan menjadi manusia Lacut (bangga yang lupa dengan hakiki kehidupan). Kita juga akan di uji, apakah kita berani meninggalkan zona nyaman dan keamanan yang sudah dinikmati selama ini, untuk memperjuangkan segala sesuatu yang bisa jadi gagal dan bisa jadi berhasil.

Orang Biasa VS Orang Luar Biasa

Orang yang sukses dalam kehidupan bukanlah orang yang super luar biasa dalam bidangnya, mereka sebetulnya sama dengan kita, bisa juga merasa galau, bisa juga merasa was-was dan mungkin ketakutan yang tinggi untuk menjadi gagal. Namun yang menjadikan berbeda adalah mereka berani mengambil keputusan untuk mengalahkan ketakutan dalam diri sendiri serta berani mengambil resiko. Ini adalah tipe-tipe orang yang sukses dalam kehidupan. Merekalah yang berani mencoba dengan segala resikonya.

Tips Menata Diri Untuk Menjadi Sukses

  1. Mulai Belajar Dengan Hal-Hal Yang Kecil
  2. Selalu hitung dengan matang dan berani ambil keputusan dengan cermat
  3. Jika sudah yakin untuk mengambil keputusan jangan pernah ragu dan menoleh kebelakang untuk menyesalinya
  4. Jangan pernah menoleh ke belakang
  5. Fokus dengan tujuan yang ingin Anda capai
  6. Jangan lupa untuk selalu kerja keras
  7. Jangan pernah mencari alasan pembenar untuk mundur apalagi gagal
  8. Jangan lupa untuk selalu berdoa dengan apa yang menjadi ikhtiar kita

Ambil Keputusan Sekarang atau Tidak Sama Sekali (Now or Never)

Mungkin Anda sering mendengar sebuah istilah “Its Now Or Never” atau yang lebih ekstrim “Take It or Leave It”. Ketika dalam kondisi seperti inilah maka sikap dan kematangan sikap mental kita yang kita siapkan. Berfikir itu adlaah baik dan sangat baik, namun jangan pernah hanya berfikir namun tak pernah berani mengambil keputusan untuk mewujudkan. So, ingat! Bahwa kesempatan dalam sebuah keberuntungan itu datangnya tidak dua kali. Maka manfaatkan betul-betul dalam mewujudkan kesempatan sukses tersebut.Pastikan Always Be Your Self. Jangan percayakan nasib dir beserta kelauarga Anda pada orang lain. Namun Andalah yang wajib menentukan!

Jombang, Minggu Pagi Yang Cerah 27 November 2016

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY