Asiknya Odong-Odong Untuk Mendapatkan Ilmu Sampah Para Mastah

2
286

Seni Odong-Odong Produk Digital Ala Kang Fao

Sebelum Kang Fao menulis yang aneh-aneh dengan seni asiknya Odong-odong produk digital imers Indonesia,  coba saya kasih salah satu screen shot laptop saya. Mungkin Anda akan tercengang!!! Ha..Ha..

 

Itu hanya sebagian odong-odong yang pernah saya terima ketika menjadi Imers Indonesia. Gila!!! Segitu banyaknya!! Ha..ha… Ini merupakan salah satu seni dalam dunia Internet Marketing Indonesia, jago banget dalam urunan bareng, patungan bareng kemudian di lakukan kroyokan untuk melunasi berapa tagihan yang harus di bayar dalam sebuah produk digital Indonesia, istilah yang paling populer di kami adalah odong-odong atau Grentongan.

Miris,…Yach miris sekali dengan produk anak bangsa yang seharusnya di hargai dengan mahal. Namun ketika ketemu dengan kita-kita hanya di beli dengan model arisan bareng, atau urunan kemudian di bagi rame-rame. Semahal apapun produk-produk yang di jual para mastah, mungkin jatuhnya urunan tak sampai 20 hingga 30 ribu rupiah saja. Yang jelas kemungkinan fenomena sudah umum merata di mana-mana.

Apa Anne ingin Taubat ???!!! Inginnya sih iya bro!! Masak mau terus-terusan seperti ini, sudah waktunya kita untuk menghargai karya anak bangsa, menghargai hasil karya kreatif orang lain, khususnya dalam upaya memajukan karya-karya digital yang berarti dari anak bangsa. Hebat-hebat lho, anak-anak ketika mengkreasikan sebuah produk, entah itu dalam bentuk ebook, bentuk plugin AGC, Theme WordPress, Theme keren-keren Toko Online atau berupa tools-tools yang ampuh untuk melakukan spamming. Jadi, komplit banget deh, kemampuan serta skill karya anak-anak.

Apa Sih Mendasari Kami Untuk Melakukan odong-odong tersebut?

Mungkin teman-teman pembaca pada bertanya, apa sih yang mendasari Kang Fao dan teman-teman untuk melakukan odong-odong ini? Yang jelas, mungkin ada seribu satu alasan kenapa sebuah produk digital harus di beli rame-rame, atau apa sih untungnya bagi kami dengan membeli produk-produk tersebut dengan cara di odong.

  • Penasaran Dengan kehebatan Sebuah Tools Produk

Manusia itu memang pada dasarnya di ciptakan dengan rasa penasaran, rasa ingin tahu yang tinggi. Jadi, motif kami melakukan odong-odong sebuah produk adalah ingin mengobati rasa penasaran atau ingin tahu dengan kehebatan sebuah tools yang di jual para mastah. Semisal ada produk AGC cara cepat untuk bermain Amazon atau produk AGC yang bisa menghasilkan dengan instant penjualan produk-produk dari Amazon. Wah, kok kayaknya keren banget nih produk, harus di odong neeh!!! Akhirnya, kompaklah grub odong-odong kami untuk membeli produk tersebut. Yang jelas, kadang kalo sudah di bagi produknya, juga tak semua terpakai atau ketika rasa penasarannya sudah terobati ya produknya di geletakkan begitu saja tak tahu kapan menggunakannnya.

  • Pengen Tahu Saja Isinya Apa, Semahal Itu Jangan-Jangan Isinya Sampah Doang

Ketika kami melakukan sebuah tindakan odong-odong atau urunan bareng untuk memberi mahar sebuah produk digital yang paling sering menjadikan kami kompak untuk urunan adalah penasaran dengan isi produk tersebut. Ada mungkin sebuah ebook untuk bermain Google Adsend yang di banderol di atas 3 juta setengah. Tentunya, Wow banget menurut kami, apa sih isinya, sehingga kok di hargai begitu mahal?

Ya..ya..inilah yang menggerakkan insting kami untuk mempunyai atau setidaknya bisa membaca apa dari rahasia ebook tersebut. Dan ternyata…Pretttt!!! Isinya cuman nyampah doang, gak jauh beda dengan teknik dasar ala New Bie, jelas-jelas ini pembuat ebook hanya mau mengkadalin para mastah. Ilmunya masih cetek banget dan paling mendasar, kata teman-teman bukan ilmu daging, tetapi hanya mau menghisab darah new bie. Ha..ha..Asik tho odong-odong produk ebook atau teknik tertentu !!! Makanya, kalo jualan ebook jangan mahal-mahal, nanti ketika di odong ngamuk-ngamuk!!!

Ada lho yang lebih gila lagi, satu kali sesi jualan ilmu bahkan ada yang tembus di angka 15 jeti. Hemmmm…apa enggak cepet kaya tuh, hanya dari jualan ilmu dan pelatihan saja….Alasannya sederhana saja, biar lebih serius…!!!

  • Hanya Koleksi Database Ilmu atau Theme

Satu lagi yang memang sering menjadikan kami tega untuk melakukan odong-odong atau urunan bareng membeli sebuah produk ebook atau berupa theme (kebanyakan theme wordpress deh!) adalah hanya untuk menuh-menuhin hard disk. Yang jelas ketika hard disk kita isinya banyak, ada ebook, ada theme, ada plugin dan segudang perlengkapan tempur lainnya, maka kita akan merasa kaya ilmu dan merasa sok mastah….hahaha. Yang jelas akan merasa tambah pede, karena referensi kita memang cukup banyak. Jadi ketika kita misalnya tidak pernah bisa setting VPS dengan cermat, dan ada yang jual ebook VPS menjelaskan step by step, maka ketika kondisi darurat inilah kita bisa mencari database ilmu kita. Jadi, sedia payung sebelum hujan, kalo dalam dunia imers sedia ebook sebelum perlu. Ini adalah hanya untuk jaga-jaga ketika kita mentok Googling tidak pernah ketemu dengan apa yang kita inginkan, solusinya adalah mencari di ebook hasil odong-odong kita. Bermanfaat enggak? Kalo kita bisa mengoptimalkan ya manfaat, namun kalo hanya untuk menuh-menuhin hard disk ya enggak jauh beda dengan database ilmu saja kita, tak pernah ada yang di amalkan, ha..ha..alias termasuk ilmu yang enggak manfaat.

Lah wong cara mendapatkannya saja mirip-mirip dengan mencuri, bagaimana mau manfaat itu ilmu….ha..ha…!!!

Memang ada sih sebagian dari kita, demen banget koleksi ilmu, suka banget koleksi ebook, sehingga ketika ada odong apapun selalu punya, selalu ingin memiliki. Yang jelas, tidak salah kita melakukan odong-odong membeli produk, namun buat apa juga kalo hanya untuk menuh-menuhin database kita. Memang sih enaknya, ketika lagi butuh sesuatu, enak banget, tinggal mencari saja yang kita butuhkan. Semisal kita ingin bermain dengan Youtube, karena memang kita enggak punya basic sama sekali dengan Youtuber, maka tinggal kita cari koleksi ebook atau pelajaran yang berkaitan dengan Youtube. Jadi, enaknya ketika kondisi darurat seperti ini, sewaktu-waktu butuh, tinggal cari di database ilmu kita dari hasil odong-odong tersebut.

  • Solidaritas Kelompok atau Grub Odong-Odong

Hal lain yang membuat Kang Fao tak bisa meninggalkan dunia odong-odong adalah, ketika kita sudah hidup dalam satu komunitas kelompok grub odong-odong. Seakan diri ini tak lega kalo ada sesi urunan odong-odong kemudian kita tidak ikutan daftar. Toh harganya juga tak mahal-mahal amat, bahkan kadang yang lebih kejam dan super sadis, akan muncul istilah odong kuadrat.

Jadi, dari hasil odong sebelah kemudian di odong lagi di grub kita, akhirnya dari odong sebelah semisal Rp.100.000, di kita karena yang ikutan lebih dari 10 orang, berarti hanya Rp.10.000an. Sekedar informasi saja biasanya rata-rata harga asli sebuah tools, theme, plugin atau ebook masih di atas Rp.300.000.

Namanya juga solidaritas, jadi ketika ada komunitas seperti ini, ketika kuota uang odong-odong sudah terpenuhi, maka untuk peserta berikutnya di gratiskan atau uangnya di masukkan ke dalam kas umum. Manfaatnya apa? Ketika ada acara odong-odong lagi tinggal meneruskan atau untuk membeli produk baru yang harganya cukup mahal, sehingga ada dana umum untuk membeli keperluan tersebut.

  • Ingin Ngerjain Sang Mastah

Ini cerita yang paling asik dengan odong-odong, apalagi sampai terjadi odong kuadrat,>>>> “Ingin ngerjain sang mastah“. Gimana enggak kita kerjain, dulu awal-awal ada yang jualan ilmu tentang aplikasi Android, ada yang sudah buka kelas, saat itu di banderol dengan harga 5 Juta Lho!!! Hemmmm….karena memang kita penasaran isinya apa, modelnya bagaimana dan cara membuat aplikasi android seperti apa, akhirnya kita berangkatkan dengan odong kuadrat sekolah android tersebut. Coba tebak, satu anak kena berapa untuk urunan? Seingat Kang Fao tak sampai Rp.30.000 satu anak. Padahal harga aslinya adalah 5 Juta Rupiah, bisa kita peroleh hanya dengan 30 ribu doang, ada penghematan berapa bro!!! Ha..ha…

  • Produknya Terlalu Mahal, Sehingga Ingin Beli Dengan Cara Urunan

Motif terkahir yang memang asli menguntungkan dengan adanya odong-odong adalah memang kita sangat minat dengan produk tersebut, sedangkan harganya cukup mahal. Tentunya solusi yang paling instant kita lakukan adalah dengan melakukan odong-odong. Jika memang harga produknya super mahal, maka kita akan bergandengan tangan dengan komunitas-komunitas odong-odong yang lain untuk membantu urunan. Sehingga, semahal apapun theme wordpress, semahal apapun sebuah ilmu, meskipun harganya selangit sebuah tools AGC atau AGK, ketika jatuh di tangan kita untuk di odong, kadang tak sampai jatuh di harga 20 hingga 30 ribu rupiah. Bahkan yang lebih sering adalah di gratiskan, Ha..Ha…

Kesimpulan:

Itulah seni dan fenomena Negeri Dongeng Dong-Odong…. Yang jelas untuk teman-teman, jika sudah berkecukupan, saran Kang Fao jangan suka odong-odong lah!!! Ha..Ha..namanya orang penjual juga ingin untung, namun kalo para mastah jualannya hanya sampah ya sepatutnya mari kita kerjain rame-rame.

Saran untuk para mastah para creator produk, creator tools, para pembuat theme, teruslah berkarya!!! Jangan hanya karena di odong produknya, Anda ngambek enggak mau bikin produk lagi. Jika produk Anda itu di odong, berarti memang produk Anda juga layak di miliki oleh orang banyak, namun karena mungkin bagi sebagian orang terlelu mahal, maka ide kreatifnya adalah dengan urunan bereng-bareng.

Pastinya, tak semua orang ingin memiliki Ilmu Anda dengan cara odong-odong, tentu juga ada konsumen yang dengan ikhlas membayar mahal ilmu Anda, dan yang odong-odong mungkin cuman hanya berapa persen dari pembeli Anda. Tolong Ikhlaskan ya..!!! ha..ha Ikhlas bagi Anda, bermanfaat bagi kami !

Untuk pemula jangan kebanyakan ikut odong-odong ya, nanti hanya menuh-menuhin hard disc saja seperti saya, toh juga semuanya enggak di manfaatin. Yang jelas, Sungkem mohon maaf kepada para mastah yang produknya pernah saya sedot karena efek odong-odong, apalagi dengan Odong Kuadrat.

SALAM SUKSES DARI NEGERI ODONG KUADRAT!!!

 

2 COMMENTS

  1. Bocorin dong gan grup odong2 ny. Mau ikutan.hee

    • Kalo ini mah….cukup rahasia….karena banyak yang pernah ada yang kurang amanah di grup. Sehingga, saat ini closed untuk member baru.

LEAVE A REPLY