Kekurangan Bisnis Online Di Indonesia

0
89

Kelemahan Bisnis Online

Ketika ngomong soal bisnis, sebetulnya semua tak lepas dari kekurangan dan kelebihan. Apapun model bisnisnya, entah yang bersifat online atau offline, semuanya mempunyai plus dan minus. So, dalam tulisan kali ini banyak yang bertanya kepada Kang Fao, apa saja sih kekurangan yang di miliki dari bisnis online? Tentunya, ini tak lepas dari sepak terjang Kang Fao dalam menggeluti bisnis online yang sudah kisaran 5 Tahunan ini. Meskipun dengan waktu yang boleh di bilang lama, namun masih banyak kekurangan dari Kang Fao ketika bermain bisnis online ini, mulai dari manajemen waktu yang belum bisa disiplin, masih menganut sistem yang kurang bagus hingga pembukuan yang belum tertib. Semua ini memang cukup menghambat jika tidak segera di benahi, karena bisnis online serupa juga dengan bisnis offline pada umumnya. Ketika kita mensia-siakan waktu, maka akan percuma dan mubazir tanpa produktifitas yang optimal.

Kembali lagi dengan cerita kekurangan dan kelebihan bisnis online, inilah beberapa kekurangan bisnis online, khususnya di Indonesia.

  • Belum Timbul Kepercayaan Yang Bagus Dari Masyarakat

Bisnis online marak dengan penipuan! Yach, ini masih ngetrend di masyarakat kita. Sehingga hampir dari sebagian dari kita pernah tertipu atau mendapatkan produk yang jauh dari yang di janjikan. Lain lagi ceritanya tidak ketipu, namun produk yang di foto, jauh dari harapan. Sering ini terjadi untuk produk-produk fashion. Sering kita dapatkan adalah memperoleh fotonya bagus, gambar yang di kirim keren-keren, namun ketika kita melakukan order, produk yang di kirim jauh dari model yang di kirimkan saat kita transaksi awal. Jadi, inilah yang menjadikan sebagian masyarakat enggan untuk bertransaksi online.

Dengan melihat angka yang tak pernah turun dengan kasus-kasus di atas. Memang ada ketakutan yang berlebihan dari sebagian masyarakat kita dengan bisnis online, khususnya dengan toko online. Sepintas, jika di amati, melihat kasus yang paling sering terjadi penipuan bisnis online adalah mereka yang melakukan transaksi dengan menggunakan media sosial, semisal Facebook dan Twitter. Media ini memang sangat mudah sekali di manfaatkan oleh orang yang tak bertanggung jawab dalam melakukan penipuan transaksi online. Karena memang hanya dengan hitungan menit, kita sudah bisa membuat akun baru di faceboook, bisa juga akun abal-abal yang memang sengaja untuk melakukan penipuan bisnis online.

Belum timbulnya kepercayaan yang bagus dari masyarakat memang menjadi sebuah kewajaran, ini karena dampak maraknya penipuan online. Lalu, pertanyaanya, bagaimana solusi sederhana untuk menghindari penipuan online yang tak pernah jera para penipunya? Yang jelas, tips sederhana ala Kang Fao adalah pastikan Anda memesan sebuah produk dari toko online yang resmi atau toko online yang bersarang di Market Place.

Apa itu Market Place? Ini adalah media toko online bareng-bareng yang menampung dari berbagai pemain olshop. Yang jelas dengan Anda bergabung semisal Bukalapak, Tokopedia atau Shopee ID, maka Anda setidaknya mengambil tindakan yang sedikit menurunkan resiko di tipu online. Kok bisa? Dengan Anda bergabung dengan market place, mereka rata-rata menggunakan aturan transaksi yang ketat, jadi ada SOP yang harus di lalui baik penjual atau pembeli. Mereka biasanya menggunakan rekening bersama demi mengamankan kepentingan penjual ataupun pembeli. Insak Allah di jamin aman, kecuali memang tidak ada itikad yang baik dari penjual untuk memberikan produk sesuai dengan yang di pasarkan.

So, untuk Anda yang juga belum mempunyai kepercayaan yang penuh dengan para pemain olshop, solusi berikutnya adalah silahkan memesan produk dari toko online yang mempunyai domain berbayar. Yach, mereka biasanya yang mempunyai toko online dengan alamat domian resmi, lebih bisa di percaya di bandingkan dengan toko online gratisan yang di bangun dari blogspot,weebly, wordpress atau blog gratisan lainnya.

Domain berbayar seperti apa sih? Salah satunya adalah toko online dengan nama Agen Dompet Murah Dot Com (www.agendompetmurah.com). Ini adalah salah satu pemain toko online yang berani investasi model untuk membuka lapak sendiri. Jadi, mereka memang rela merogoh koceknya untuk memberikan keeprcayaan dengan calon konsumennya. Memang ada kemungkinan toko online dengan domain berbayar ini untuk melakukan penipuan, tetapi prosesntasenya sangatlah kecil. Karena, enggak mungkin mereka berani keluar modal untuk membangun toko online, ketika ada konsumen masuk kok di tipu? Harga membangun toko onlinenya saja minimal kisaran 2 Juta pertahun, masak menipu dengan angka transaksi di bawah 500 ribuan. Jadi, jika kita berfikir rasional, tentu rugi dong ketika hanya menipu dengan uang di bawah 500 ribuan. Yang jelas untuk pemain toko online, ketika sudah berani mengeluarkan modal biaya untuk membuat toko online, maka sudah hampir di pastikan ini adalah pebisnis online yang serius, jauh dari itikad kurang bagus untuk melakukan penipuan.

  • Toko Online Masih Tekendala Dengan Ongkir Yang Mahal

Kendala berikutnya untuk toko online di Indonesia saat ini adalah mahal di ongkir. Yach, ini hanya terjadi Indonesia kali ya? Yang jelas saat ini untuk biaya kirim masih tergolong mahal, sehingga untuk masyarakat yang memang belum mempunyai perilaku demen belanja online, demen dengan melakukan transaksi jual beli dengan toko online di dunia maya, masih berfikir meributkan dengan ongkos kirim (ongkir).

Namun sebaliknya, mungkin akan sangat beda dengan emak-emak yang hobby dengan belanja online, perilaku konsumen dengan berat di ongkos sudah mulai berangsur-angsur terkikis, yang penting gue seneng gitu loh! Jadi, memang sudah mulai ada pergeseran masyarakat tertentu dengan sudah tidak lagi memperhitungkan dengan rewel ongks kirim.

Kendala yang tak kalah akut untuk ongkos kirim adalah belum merata jangkau ekspedisi pengiriman di Indonesia. Sehingga ketika Anda saat ini tinggal di pelosok akan semakin menyurutkan niat untuk melakukan bisnis online atau memesa dengan cara online, karena memang daerah Anda masih jauh dari ekspedisi pengiriman.

Masalah ini, menurut pengamatan Kang Fao, lambat laun akan berangsur-angsur bukan menjadi masalah yang penting, atau masalah yang menghambat jual beli online. Karena saat ini sudah banyak start up

Yang membuat tak kalah seru adalah dengan adanya paket penawaran dari Go Send milik Gojek Grup. Ini merupakan ide bisnis yang ciamik dengan sistem, hari ini order, hari ini pula produk yang kita pesa dengan media online sampai. Paket pengiriman dengan jasa seperti ini juga di ikuti leh The Grab dan Uber. Semuanya cukup memanjakan konsumen toko online dalam urusan kecepatan pengiriman. Ini mau tak mau juga memberikan efek positif untuk penjual yang ada di toko online.

  • Koneksi Internet Yang Masih Mahal

Koneksi internet yang mahal! Hemmm…tentu saja di negeri kita. Saat ini para operator masih dengan serakahnya menikmati keuntungan jual beli koneksi internet. Mereka seakan tak peduli dengan harga koneksi yang masih mahal di Indonesia. Tentunya jika Anda masih ingat beberapa waktu kemarin ada salah satu operator seluler yang di hack dengan anak-anak, itu wajar. Karena memang ini salah satu penghambat yang signifikan dengan percepatan kemajuan bisnis online di Indonesia, jaringan koneksi internet yang mahal.

Semoga dengan makin majunya negeri ini dengan bisnis online, ada kepedulian pemerintah dalam mengatur regulasi harga koneksi internet yang murah. Tentunya, dengan melihat kenyataan ini, banyak new provider internet yang menjual dengan harga miring koneksi internet. Sehingga, mau tak mau akan terjadi penurunan harga yang signifikan dengan koneksi di Indonesia. Yang jelas, untuk Anda yang ingin memulai bisnis online tahun ini, masih belum terlambat betul, karena pangsa pasar Indonesia siap menanti Anda.

  • Lemahnya Pengawasan Pemerintah Dengan Regulasi Bisnis Online

Sebetulnya kalo kita hidup di negeri ini, ketika kita mengkritisi pemerintah, peduli enggak sih pemerintah kita dengan memajukan bisnis online? Negeriku yang cukup unik dan keren ini semoga tambah peduli dengan kemajuan daya saing kita di International. Yang jelas, ketika pemerintah semakin lemot dengan mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan atau yang membuat maju para pebisnis online, maka secara tak langsung akan di caplok dari negeri tetangga. Malaysia dan Singapura saja sudah mulai tak sabar melirik empuknya bisnis online di Indonesia. Banyak sekali pemodal negeri ini diam-diam masuk di Indonesia.

Sebetulnya bukan saja Malaysia dan Singapore yang mulai kemecer untuk melakukan intimidasi dan ekspansi di Indonesia, bahkan para raksasa negeri Taipan juga sudah mulai menancapkan kuku jargon bisnisnya di Indonesia. Belum lagi keterlibatan Eropa semisal Amerika yang mulai masuk di negeri ini duluan. Jepang juga tak mau ketinggalan untuk berebut nikmatnya kue bisnis online di Indonesia. Saat ini banyak sekali Start Up yang sudah mulai turun gunung untuk investasi di Indonesia. Lalu Anda bagaimana? Silahkan di fikir sendiri !!!

  • Untuk Pemula Membutuhkan Waktu Balajar Yang Tak Instant

Kekurangan yang cukup medasar ketika kita hendak bisnis online adalah untuk pemula memang membutuhkan waktu yang lama untuk memulai bisnis online. Apalagi memang yang tidak paham sama sekali, semuanya akan semakin berat. Ya..ya..sebuah bisnis untuk memulainya memang di butuhkan kecerdasan di atas rata-rata, kecerdasan untuk membaca peluang, kecerdasan untuk mewujudkan impian tersebut hingga membuat sistem yang mendukung untuk membuat bisnis tersebut bisa jalan dengan otomatis.

Ini zamannya sudah zaman ide dan kreatifitas bro! Yang jelas, siapa yang paling cerdas, kreatif serta mampu menangkap sebuah perubahan, itulah yang akan bertahan. Bukan seperti bisnis konvensional yang siklus perubahannya sangat lambat, ini sudah zaman digital, semuanya bisa sangat terlihat usang hanya dalam hitungan tahun. Semakin kita tidak cerdas mensikapi sebuah perubahan, maka mau tak mau akan terlindas dengan perubahan itu sendiri.

Coba Anda Anda bayangkan! Saat ini orang-orang tua kita, masih ada saja yang beranggapan bahwa yang namanya kerja itu harus berangkat pagi kemudian pulang sore plus menggunakan baju yang rapi serta berdasi.  Ini akan sangat tidak berlaku ketika Anda tumbuh dan berkembang di bisnis online, semuanya bisa di lakukan dari rumah. Banyak sekali revolusi perubahan bisnis di era digital ini, tentunya ketika kita salah menilai dan salah menterjemahkan akan menjadi tumbal dari perubahan itu sendiri.

  • Perang Harga

Kita belum apa-apa terjun bisnis online, tiba-tiba sudah di hantam dengan perang harga. Hemm…sesuatu yang mungkin menyakitkan! ha.ha.ha Inilah bisnis, penuh dengan persaingan, syarat dengan intrik dan siapa yang paling efisien itulah yang akan memenangkan, termasuk slaah satunya adalah persaingan harga. Jika dulu masih ada rantai distribusi dari pabrik, kemudian ke distributor. Dari distributor kemudian di salurkan ke grosir dan dari grosir ke agen, baru kemudian ke pengecer. Semua rantai saluran distribusi ini seakan lenyap dengan adanya bisnis online. Entah levelnya distributor, pengecer atau agen berlomba-lomba menjual produknya di satu area Market Place. Sehingga ketika satu produk di filter dengan harga termurah, disinilah mulai tarung dengan harga yang tak sehat. Masak, seorang pengecer harus bertarung dengan penjual sekelas grosir, maka untuk harga sudah di jamin terseok-seok alias kalah telak.

Lalu apa Solusinya?…ha..ha..untuk solusi, nantikan artikel Kang Fao berikutnya!!!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY